:: Shalat Tahajjud & Dhuha
Admin 01 Juli 2008
Apakah bid’ah jika kami melakukan tahajjud setiap malam walaupun hanya dua rakaat ? Apakah juga bid’ah bila kita melakukan shalat Sunnah Dhuha setiap hari ?
Irwan D/a Jl. Sudirman gg. Hidayah No. 16 Pakan Baru Riau
Jawab:
Menjalankan shalat tahajjud setiap malam adalah sunnah yang dilakukan oleh Rasulullah sallallahu alaihi wa aalihi wasallam dan bukan bid’ah. Demikian pula shalat dhuha setiap hari waktu dhuha juga adalah sunnah yang dianjurkan oleh Rasulullah shallallahu 'alaihi wa 'ala aalihi wasallam dan bukan perbuatan bid’ah. Hal ini telah diberitakan dalam riwayat-riwayat berikut ini :
a. “Dari A’isyah radhiyallahu anha beliau memberitakan : Di setiap malam Rasulullah shallallahu 'alaihi wa 'ala aalihi wasallam selalu shalat witir, kadang mulai di awal malam (yakni setelah shalat Isya’ –pent), kadang dimulai di pertengahan malam, kadang di akhir malam, dan shalat witir beliau berakhir di waktu sahur (yakni menjelang waktu subuh –pent)”. HR. Bukhari dan Muslim.
b. “Dari Abi Dzar radhiyallahu anhu menyatakan bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wa 'ala aalihi wasallam telah bersabda : Di setiap pagi setiap ruas-ruas anggauta badan salah seorang dari kalian wajib dishadaqahi. Maka setiap ucapan tasbih (yakni mengucapkan subhanallah) adalah shadaqah. Dan setiap tahmid (yakni mengucapkan alhamdulillah) adalah shadaqah. Dan setiap tahlilnya (yakni mengucapkan laa ilaaha illallah) adalah shadaqah. Dan setiap takbirnya (yakni mengucapkan Allahuakbar) adalah shadaqah. Dan setiap menyeru manusia untuk berbuat yang baik adalah shadaqah, dan mencegah manusia dari kemungkaran adalah shadaqah. Dan akan mencukupi nilai shadaqah semua amalan itu adalah dua raka’at yang dikerjakan di waktu dhuha”. HR. Muslim.
Al-Ustadz Ja’far Umar Thalib