Bismillahirrahmanirrahim!
Semoga dengan kehadiran website alghuroba
ini menjadi sebab kebaikan bagi kita semua, selamat membaca.
Aqidah Ahlus Sunnah Wal Jama'ah
Akhlaqul Karimah
Bimbingan Ibadah Syar'iyah
Biografi Ulama Ahli Hadits
Metodologi Salaf
Nasihat Untuk Muslimah
Tafsir Al-Qur'an dan Al-Hadits
Bimbingan Kesehatan
Berkenalan Dengan Manhaj Salaf
Kesimpangsiuran yang terjadi pada sebagian orang yang mengaku bermanhaj "Salaf" yang sesungguhnya pemahamannya telah terkontaminasi..
Baca Tuntas
 
Fenomena "Jama'ah Islamiyah"
"Jama'ah Islamiyah" bukan sekedar wacana (menampik persepsi Barat mengenai kelompok "Jama'ah Islamiyah")
Baca Tuntas
 
Muhibah Al-Ustadz Ja'far Umar Thalib
Pasang surut dakwah Salafiyah Ahlus Sunnah Wal Jama'ah di Indonesia telah berlangsung sejak zaman Imam Bonjol di Sumatra Barat atau bahkan sebelumnya sampai sekarang
Baca Selengkapnya
 

print
:: Memahami Kursi Allah
admin  14 April 2008

Tanya :
Apa yang dimaksud ayat mutasyabihat berikut ini : (artinya) “Kursi Allah meliputi langit dan bumi”. (Al Baqarah 255) ?

Basori (Abu Bakar), pelajar Madrasah Aliyah Al Barakah Dabo - Singkep, Sulawesi Tengah.

Jawab :
Surat Al Baqarah 255 yang sering dinamakan ayat Kursi, sesungguhnya tidaklah tergolong ayat mutasyabihat. Tetapi ia adalah ayat muhkamat, yang dengan jelas dan gamblang menerangkan tentang kursi Allah. Kata kursi di ayat ini tidaklah dita’wilkan kepada kekuasaan atau makna lainnya. Tetapi diartikan dengan apa yang telah diterangkan oleh Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wa ‘Ala Aalihi Wasallam dalam sabda beliau berikut ini :

“Demi yang diriku ada di tangan-Nya, tidaklah langit yang tujuh dan bumi yang tujuh bila diletakkan pada Kursi Allah, seperti perbandingan satu gelang tangan yang dilemparkan di padang pasir. Dan sesungguhnya perbandingannya Arsy Allah dengan Kursi-Nya, seperti perbandingan padang pasir itu dengan gelang tangan tersebut”. (HR. Ibnu Mardawaih dengan sanadnya dari Abi Dzar radhiyallahu anhu sebagaimana yang dinukil oleh Ibnu Katsir dalam tafsir beliau terhadap S. Al Baqarah 255).

Juga Ibnu Katsir Rahimahullah membawakan riwayat Syuja’ bin Mukhallad dan Ibnu Mardawaih dengan sanadnya dari Ibnu Abbas Radhiyallahu anhuma, bahwa Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wa ‘Ala Aalihi Wasallam bersabda :


“Kursi Allah itu adalah tempat Kedua Telapak Kaki Allah, dan Arsy itu tidak bisa diukur dengan satu ukuran kecuali hanya Allah yang mengetahui ukurannya”.

Memang ada riwayat penafsiran dari Ibnu Abbas tentang makna Kursi Allah itu dikatakan adalah Ilmu Allah. Riwayat tersebut dibawakan oleh Ibnu Abi Hatim dalam tafsirnya riwayat ke 2599, jilid 2 hal. 490. Akan tetapi riwayat tersebut lemah karena dalam sanadnya terdapat rawi yang bernama Ja’far bin Abi Mughirah yang terkenal kelemahannya ketika meriwayatkan dari Sa’id bin Jubair dari Ibnu Abbas. Demikian guru kami dan pembimbing kami Al Allamah Al Imam Asy Syaikh Muqbil bin Hadi Al Wadi’i Rahimahullah menegaskan. Al Ustadz Ja'far Umar Thalib

1 Responses to " Memahami Kursi Allah"
tholabul`ilm
15 Apr 2008 at 04:54:16

jd yg d maksud kursi Allah itu meliputi langit dan bumi adalah benar2 kursi Allah itu sendiri,akan tetapi kt tdk mengetahui bagaimana bentuk dan ukurannya ???dan tdk blh d takwil dng kekuasaan ato makna lainnya??


 

Leave a Reply

Nama*
Website
E-mail*
*

 

alghuroba crew © 2008 | +62 856 4310 2002 (no esemes) site admin | assyaikh@yahoo.com